Pantang Menyerah!
Ini Cara Saya Berpenghasilan Saat Pandemi

Sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi global, setiap orang terdampak, lebih-lebih mereka yang menggantungkan hidupnya di sektor informal. Bagaimana saya bertahan hidup dan tetap mendapatkan penghasilan selama pandemi? 

Munculnya pandemi Covid-19 memang nggak bisa diprediksi sama sekali. Walaupun saat itu ada pernyataan kalau virus ini gak bakal bisa masuk ke Indonesia yang notabene merupakan daerah tropis, namun hati kecil saya bilang bahwa cepat atau lambat virus yang konon berasal dari kelelawar ini bakal menginfeksi orang-orang di Indonesia dan bahkan seluruh dunia.

Dan apa yang saya pikirkan memang terbukti ketika Presiden Jokowi mengumumkan 2 (dua) kasus pertama Covid-19 di Indonesia melalui televisi pada Pebruari 2020. Dalam kurun waktu enggak sampai sebulan virus corona yang menjadi penyebab Covid-19 ini nyampai di kota saya, Brebes, berasal dari kluster Goa. Akibatnya kota penghasil bawang merah terbesar du Indonesia ini medadak dinyatakan sebagai zona merah covid di Jawa Tengah.

Mengantisipasi penyebaran virus semakin meluas, beberapa tempat akhirnya dilakukan lockdown parsial seperti alun-alun, pusat-pusat keramaian dan pasar. Nah, atas kesepakatan warga, kampung saya pun ikut-ikutan melakukan lockdown juga. 

Imunisasi Bayi

Sebenarnya saya juga menyakini kalau kebijakan lockdown menjadi salah satu alternatif terbaik untuk memutus mata rantai penyebaran virus, namun siapapun tahu kalau di sisi lain juga menyebabkan dampak yang tak kalah mengerikan, yakni ekonomi rakyat mati karena kesempatan berusaha semakin terbatas.

Betul itu. Bagaimana tidak, selain ketakutaan terifeksi virus orang jadi malas ke luar rumah karena banyak akses jalan yang ditutup.

Dampaknya, banyak warung makan, kedai makan, toko, dan usaha-usaha kecil lainnya menjadi kehilangan omset. Apalagi selama pandemi, banyak orang “dirumahkan” yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada daya beli masyarakat. 

Turunya omset karena melemahnya daya beli ini mengakibatkan banyak usaha akhirnya mengambil keputusan ekstrem yakni menutup usahanya dalam waktu yang tak dapat ditentukan.

Sorry, We Closed

Impact

Dampak pandemi.

Maaf, Kami Tutup!

Dasar nasib. Menjadi salah satu yang terdampak pandemi, saya pun terpaksa menutup usaha kedai makan karena kedai jadi sepi seperti kuburan. Omset pun terjun bebas seperti buah mangga yang jatuh ke tanah. Gedebuk!!!

Ya, rasanya nyesek bangat di dada. Perjuangkan saya membangun usaha ini seperti tak ada artinya apa-apa. Semua berubah dalam sekejap. Ibarat peribahasa, seperti panas setahun terhapus dengan hujan sehari. 

Tutupnya kedai yang saya kelola bersama kakak perempuan menjadi pukulan berat karena penghasilan menjadi hilang sama sekali (zero). Padahal, hasil kedai makan itulah salah satu sumber pemasukan keluarga selama ini.

circle-gap-blue-medium
cross-blue-medium
bg kedai makan1

Memanfaatkan Momentum Pandemi

Dari Layanan Pesan Antar Hingga
Mengonlinekan Kedai Makan

Ketika kedai tutup, saya saya tetap berfikir keras menemukan cara bagaimana kedai bisa dibuka agar bisa mendapatkan penghasilan kembali untuk kehidupan keluarga. Saya menyakini bahwa setakut-takutnya orang terhadap virus corona namun tetap juga akan merasa lapar dan butuh makan. Itu artinya pandemi covid-19 ini masih menyisakan peluang berusaha yang mendatangkan penghasilan. Nah, dari pemikiran ini saya lantas mencoba membuka kembali kedai makan, namun dengan format berbeda. 

Layanan Pesan Antar Gratis.

Layanan ini memanfaatkan momentum kengganan orang-orang keluar rumah untuk meminimalisir kontak dengan orang lain yang berpotensi menularkan virus. Sebenarnya layanan ini saya sediakan terutama bagi warga sekitar yang sebelum pandemi adalah pelanggan tetap kedai saya. 

Tanpa saya duga, layanan pesan antar ini disambut antusias pelanggan. Walaupun secara fisik kedai belum buka, namun pelanggan tetap bisa pesan makanan dan minuman sesuai menu yang tersedia. 

Saya memanfaatkan group WA RW untuk menginformasikan layanan ini selain membuat panflet yang saya taruh di depan pintu rumah warga serta membuat banner di tempat-tempat strategis. 

Mendaftar Ke Aplikasi Gofood.

Antusiasme pelanggan dengan layanan pesan antar gratis yang saya sediakan, malah memberi inspirasi kepada saya untuk memanfatkan platform aplikasi layanan pesan antar punya Mas Menteri Nadiem Makariem, alias Gofood, Namun berbeda dengan layanan pesan antar yang saya sediakan, layanan menggunakan Gofood ini saya tujukan untuk pelanggan-pelanggan yang berada di luar kampung saya. 

Masuknya kedai makan yang menggunakan nama kakak perempuan saya ini turut membantu meningkatkan omset  dan berkontribusi pada meningkatnya  penghasilan di tengah pandemi.

gofood dashboard
Slider Website Kedai Nok Evi

Membuat Website Untuk Kedai.

Memantapkan layaman pesan antar gratis dan aplikasi GoFood, saya juga berinisiatif untuk membuat website khusus untuk kedai makan yang saya kelola, dengan alamat domain kedainokevi.online.

Website ini saya buat untuk membidik pelanggan-pelanggan yang berasal dari instansi baik pemerintah maupun swasta di kabupaten Brebes. 

Berbekal sedikit pengetahuan yang saya miliki, website saya bangun menggunakan CSM WordPress yang menurut saya relatif mudah dipahami ketimbang platform lain, sama seperti yang saya pakai untuk blog ini. 

Templatenya free alias standart WordPress yakni Twenty-Twenty dengan beberapa plugins tambahan khusus untuk kuliner atau restaurant.

Karena keterbatasan dana yang saya miliki, untuk sementara hosting kedai masih ndompleng di hosting yang saya pakai ini sampai tersedia cukup dana untuk membeli hosting sendiri yang lebih baik. 

Memanfaatkan Momentum Pandemi

Hanya Kedai Makan Kecil Dan Di Kampung
Apa Website Bermanfaat?

Awalnya saya memang bertanya, sejauh mana website ini membawa kemudahan saya mendapatkan penghasilan di tengah pandemi ini. Jangan-jangan malah hanya buang-buang waktu dan tenaga. Begitu pikir saya.

Namun ternyata saya salah. Justru website secara signifikan membantu saya mendapatkkan penghasilan selama pandemi covid-19. Bisa dibilang kalau website ini jalan yang diberikan Allah SWT hingga saya bangkit dari keterpurukan setelah kedai tutup di awal-awal pandemi.

Setelah website jadi, antara yakin dan tiak yakin saya coba-coba membuat penawaran melalui email yang saya sisipkan alamat website ke instansi-instansi pemerintah dan swasta di Brebes. Seperti saya singgung di atas, tujuan saya membuat website ini untuk membidik pelanggan-pelanggan dari luar kampung khusus instansi. 

Karea itu, jelas tak mungkin saya kasih email penawaran hanya attachment menu berformal excel. Dan yang pasti, tak mungkin pula saya cetak brosur berwarna yang biayanya sampai ratusan ribu kemudian saya kirim via ekspedisi ke instansi-instansi. Itu akan berat diongkos.

circle-gap-blue-medium

Selain itu, menurut saya cara itu sudah tidak jamannya lagi dan kurang ekslusive karena tidak bisa menunjukan kredibilitas usaha, dalam hal ini kdai makan saya. Artinya, walaupun kelas kampung sekalipun jelas saya membutuhkan “kemasan” atau penampilan digital karena target saya adalah instansi.

Dan ini memang terbukti. Email penawaran yang menggunakan email berextension nama kendai saya yakni cs@kedainokevi.online cukup efektif karena tak berapa lama mendapat respon positif dari beberapa instansi. Beberapa kali saya malah diminta datang ke kantor untuk audiensi. 

Dari sinilah akhirnya saya dipercaya menyediakan makan siang untuk puluhan karyawan sebuah bank lokal di Brebes. Itu belum termasuk institusi pendidikan, delear motor dan beberapa instansi lainnya.

My Experience.

square-yellow-1
  • Efektif Menjangkau Lebih Banyak Pelanggaan

    Website memungkinkan penggunanya dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas jarak

  • Meningkatkan Kredibilitas Usaha

    Website dapat difungsikan menjadi portofolio dan katalog online yang mampu meningkatkan kredibilitas usaha di mata calon pelanggan

  • Lebih informatif dan Menghemat Biaya Promosi

    Bagi pengguna website jauh lebih informatif dan mampu menghemat pengeluaran biaya promosi ketimbang harus cetak brosur yang dengan biaya yang tidak sedikit

Pentingnya

WEBSITE

Berpenghasilan Dengan Mudah di Tengah Pandemi

Onlinekan Usahamu,
Bikin Website Segera Dengan Sahabat Hosting

Pengalaman adalah guru yang utama. Saya bisa bercerita karena punya pengalaman empiris tentang hal itu. Sesungguhnya pandemi ini memang memaksa kita masuk dalam kondisi kehidupan yang sulit. Namun telah menjadi hukum alam bahwa di tengah-tengah kesulitan itu ada kemudahan, begitu pula sebaliknya. Masih belum terlambat, onlinekan usaha anda dengan membuat website agar tetap berpenghasilan di tengah pandemi.

Secara teknis, bikin website bisnis sederhana itu tidak sesulit yang dibayangkan orang. Secara umum hanya melewati beberapa tahap mudah yakni beli domain, beli hosting, install CMS yang dikehendaki, pilih tema (template) yang sesuai, masukkan materi, publish dan selesai. 

Apa harus beli domain dan hosting? 

Ya, harus menurut saya. Domain akan menjamin kepercayaan dan hosting akan menjamin tampilan website kita menjadi lebih profesional. 

Kita bisa memodifikasi website semau kita tanpa batas karena website jadi milik kita sendiri. Ini beda dengan ketika kita menggunakan platform free yang analoginya seperti orang ngontrak rumah. Mau ngapa-ngapain serba susah dan terbatas.

circle-gap-blue-medium

Jadi, beli domain dan hosting jadi sangat rasional untuk website usaha. Apalagi saat ini ada banyak perusahaan hosting yang menyediakan domain dan hosting murah, sebut saja salah satunya adalah sahabat hosting.   

Sahabat Hosting ini adalah perusahaan penyedia domain dan hosting yang berdiri pada tahun 2019. Walaupun relatif masih baru namun sudah dipercaya lebih dari 2500 domain.

Ini karena sahabat hosting murah berbasis cloud hosting berperforma tinggi, didukung teknologi terbaik di kelasnya seperti Ultra-Fast SSD serta memberi garansi uptime 99,99% dengan sertifikat keamanan kelas dunia. 

Pilih saja dari paket-paket berikut ini.

Enterprise SSD

Server berkinerja tinggi dengan kombinasi penyimpanan SSD yang membuat performa website secepat kilat

Garansi 99,99% Uptime

Service Level Agreement (SLA) kami adalah 99,99% mencakup Up-time layanan & koneksi jaringan.

Advanced Security

Buat website menjadi terpercaya dengan sertifikat keamanan kelas dunia.

Garansi 30 Hari Uang Kembali

Sahabat hosting memberi garansi 30 hari uang kembali 100% tanpa syarat
Cloud Hosting
WordPress Hosting

Starter

Harga spesial
Rp 16
000
per bulan
  • 1 Websites
  • 750 MB Storage
  • Unlimited Bandwidth
  • Unlimited Database
  • SSL Gratis Selamanya

Advance

Harga spesial
Rp 32
000
per bulan
  • Unlimited Websites
  • 2 GB Storage
  • Unlimited Bandwidth
  • Unlimited Database
  • SSL Gratis Selamanya
  • Gratis Domain
Popular

Super

Harga spesial
Rp 68
000
per bulan
  • Unlimited Websites
  • 5 GB Storage
  • Unlimited Bandwidth
  • Unlimited Database
  • SSL Gratis Selamanya
  • Gratis Domain

Enterprise

Harga spesial
Rp 120
000
per bulan
  • Unlimited Websites
  • 12 GB Storage
  • Unlimited Bandwidth
  • Unlimited Database
  • SSL Gratis Selamanya
  • Gratis Domain

Bagaimana kalau belum bisa bikin website sendiri?

Itu sebenarnya juga bukan masalah berarti, karena selain menyediakan domain dan hosting murah, team Sahabat Hosting juga siap bantu membuatkan. 

Biayanya pun kompetitif dan relatif terjangkau, bahkan bergaransi. Ya, tinggal pilih paket website yang dikehendaki sesuai kebutuhan.

Nah ini biayanya,

Rp. 550.000

Starter

750 MB Hosting
Gratis Domain
Desain Standart
Garansi Error 1 Bulan
Free Revisi 2x

info

Rp. 980.000

Advance

2 GB Hosting
Gratis Domain
Desain Premium
Garansi Error 1 Bulan
Free Revisi 4x

info

Rp. 2.200.000

Super

5 GB Hosting
Gratis Domain
Desain Premium
Garansi Error 3 Bulan
Free Revisi 6x

info

Rp. 3.400.000

Enterprise

12 GB Hosting
Gratis Domain
Desain Premium
Garansi Error 6 Bulan
Free Revisi 8x

info

Yah, jangan menyerah. Pandemi memang membuat sulit segalanya. Ini adalah cobaan dari Tuhan yang harus kita terima dengan lapang dada. Namun percayalah pasti ada hikmah di semua kejadian, termasuk pula bahwa di setiap musibah akan muncul ide-ide baru untuk mendapatkan pernghasilan dan bertahan hidup.

Yuk, bikin website bersama Sahabat Hosting untuk usaha kita agar tetap mendapatkan pernghasilan ditengah pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir ini.

Makasih telah meluangkan waktu membaca pengalaman saya ini, semoga bermanfaat dan menginspirasi. 

Personal website seorang blogger dari kota Bombay van Java (Brebes)

error: Alert: Content is protected !!