Skip to content
  • Home
  • Parenting
  • Tak Sekedar Jadi “Tukang Ojek”, Ini Cara Saya Terlibat dalam Pendidikan Anak di Era Kekinian

Tak Sekedar Jadi “Tukang Ojek”, Ini Cara Saya Terlibat dalam Pendidikan Anak di Era Kekinian

feature-pendidikan-kekinian

Semenjak anak perempuan saya, Ayunda, masuk sekolah dasar, saya mempunyai aktifitas lain yang mengasikkan dan “membuat hidup lebih hidup”.Kenapa?

Pendidikan Anak – Semenjak anak perempuan saya, Ayunda, masuk sekolah dasar, saya mempunyai aktifitas lain yang mengasikkan dan “membuat hidup lebih hidup”. Sedari kelas 1, kegiatan-kegiatan sekolah yang melibatkan orang tua (keluarga) wali murid sudah sering dilakukan. Bahkan sampai saat ini ketika Ayunda sudah duduk di kelas 5.

Setidaknya sebulan sekali saya ambil bagian dalam kegiatan POMG popup (Pertemuan Orang Tua Murid dan Guru). POMG adalah sebuah forum silaturahmi antara orang tua dan guru. Dalam forum ini saya dan orang tua murid lainnya mendapat informasi terkait perkembangan proses belajar anak dari guru wali kelas secara langsung.

Tak hanya itu, dalam forum POMG ini pula orang tua siswa dapat mengambil manfaat dari diskusi-diskusi parenting dengan tema yang variatif. Menariknya, kegiatan POMG yang dilaksanakan pada hari minggu pagi ini biasanya didahului dengan kegiatan pengajian bersama yang diikuti orang tua, guru hingga masyarakat sekitar. Bagi saya, POMG ini penting. Forum kebersamaan orang tua dan guru ini menjadi salah satu bentuk pelibatan keluarga dalam penyelenggaran pendidikan di sekolah.

Tentu saja POMG bukan satu-satunya. Masih ada banyak aktifitas lainnya yang melibatkan orang tua dan sekolah Ayunda baik formal maupun non-formal. Sebut saja seperti group diskusi Whatsapp guru dan orang tua yang merupakan “kepanjangan tangan” dari POMG atau event aktifitas baik yang terjadwal maupun temporer..

Pertanyaannya, kenapa keterlibatan orang tua dan keluarga sangat penting dalam pendidikan anak ?

Era kekinian, Menyerahkan Pendidikan Anak Hanya Kepada Sekolah, Tidaklah Cukup.

Sebagai orang tua, saya pun menginginkan Ayunda tumbuh menjadi anak yang mempunyai mentalitas dan karakter yang baik, serta berprestasi dalam pendidikannya. Namun, saya juga memahami bahwa menyerahkan tanggung jawab tersebut hanya kepada sekolah tidaklah cukup.

Tantangan pendidikan semakin besar seiring dengan kemajuan jaman. Anak tidak lagi bermain dengan tali dan kelereng. Di sisi lain, tak mungkin pula saya “menghalang-halangi” anak mengenal teknologi.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu yang dikenal sebagai ‘gerbangnya ilmu’ pernah berkata, “Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya, karena mereka hidup bukan di jamanmu.” Maka, dalam banyak alasan, saya dan keluarga memang mesti ambil porsi besar dalam proses pendidikan anak, selain guru di sekolah.

Sebenarnya ini keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak bukan hal baru. Puluhan tahun lalu seorang pemikir visioner seperti Ki Hadjar Dewantoro telah mengungkapkan gagasan dan pemikiran tentang pendidikan yang ideal bagi anak, dengan melibatkan entitas keluarga dan masyarakat.

Ki Hadjar Dewantoro, yang merupakan pelopor pendidikan pribumi di jaman penjajahan dan pendiri Perguruan Taman Siswa (1922), mengatakan bahwa pendidikan anak membutuhkan tiga tempat pergaulan yang meliputi alam keluarga, alam perguruan (sekolah) dan alam pergerakan pemuda (masyarakat/lingkungan). Dengan kata lain, pemikiran beliau ini dapat dipahami bahwa pendidikan anak itu membutuhkan ekosistem yang kondusif dan sinergitas kemitraan antara sekolah, keluarga dan masyarakat.

Dalam perkembangan selanjutnya, gagasan Ki Hadjar Dewantoro tersebut mendasari munculnya “Patrap Triloka”. Apa itu ?

Yakni nilai-nilai adiluhung yang dipakai sebagai pedoman dalam dunia pendidikan di Indonesia hingga saat ini. Kita pasti mengenal dengan apa yang disebut dengan ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa dan tut wuri handayani.

Sebenarnya, pemikiran Ki Hadjar Dewantoro ini juga yang menginspirasi saya dan keluarga kenapa mesti terlibat dalam proses pendidikan dan pembelajaran anak di sekolah.

Alasan Kenapa Saya Mesti Terlibat Dalam Pendidikan Ayunda Di Sekolah

  1. Tahu Program Sekolah
    Terlibat dalam pendidikan dan kegiatan Ayunda di sekolah, saya bisa mengetahui program-progam sekolahnya
  2. Dapat Menyelaraskan
    Selanjutnya, Dengan Mengetahui Program-program Sekolah Tersebut, Saya Bisa Menyelaraskan Dengan Kegiatan Ayunda Di Rumah
  3. Sumbang Pemikiran
    Sebagai Bentuk Dukungan, Memungkin Saya Juga Bisa Memberikan Ide Dan Pemikiran Yang Produktif Bagi Sekolah
  4. Konseling
    Dengan terlibat dalam kegiatan sekolah, saya juga bisa mengetahui perkembangan & permasalahan yang dihadapi anak sejak dini dan mengkonsultasikan dengan guru untuk mendapatkan solusi.

Ayunda

 

“Didalam hidupnya anak-anak adalah tiga tempat pergaulan yang menjadi pusat pendidikan yang amat penting baginya, yaitu alam keluarga, alam perguruan dan alam pergerakan pemuda (masyarakat)”.

-Ki Hadjar Dewantoro, Wasita, th I no 4 – Juni 1935-

Sinergitas Keluarga dan Sekolah Adalah Format Terbaik Pendidikan di Era Kekinian

Walaupun dunia telah berubah wajah menuju kehidupan yang lebih teknologis, namun hal ini tidak serta mampu mengganti peran serta keluarga dalam pendidikan anak. Justru malah sebaliknya. Keluarga memiliki peran startegis dan dibutuhkan dalam penyelenggaraan pendidikan dalam rangka mengurangi dampak negatif teknologi di era gadget seperti saat ini, itu salah satunya.

Beruntung, bahwa selaras dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantoro, pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun menegaskan kembali pentingnya peran serta keluarga dalam pendidikan anak.

Adalah Permendikbud popup No. 30 Tahun 2017 yang diundangkan pada tanggal 3 Oktober 2017 menjadi dasar pijakan tentang Pelibatan Keluarga dalam Penyelenggaraan Pendidikan.

Mencermati Permendikbud ini, sudah sangat jelas menurut saya bahwa pelibatan keluarga dalam pendidikan anak dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab serta sinergitas antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan.

Lebih dari itu juga diharapkan mampu mendorong penguatan pendidikan karakter anak serta meningkatkan kepedulian keluarga terhadap pendidikan anak serta mewujudkan lingkungan satuan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Pertanyaannya, lalu bagaimana format sinergitas keluarga dengan sekolah ?

Kalau menelaah artikel yang berjudul “Tiga R untuk Kemitraan Sekolah dengan Orangtua” dalam laman #sahabatkeluarga, sinergitas didasarkan pada semangat kesamaan hak, kesejajaran dan gotong royong yang didasarkan pada nilai-nilai Respect (Rasa hormat dan saling menghargai), Responsibility (Tanggung jawab) dan Relationship (Hubungan yang bermakna dan berkualitas).

Sinergitas ini selaras dengan bunyi pasal 3 dalam Permendikbud No 30 Tahun 2017, plus dengan mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi anak didik.

 

Tak Sekedar Jadi “Tukang Ojek” Anak Ke Sekolah

Saya sadar bahwa tantangan Ayunda di masa depan tidaklah mudah seiring dengan semakin majunya jaman. Oleh sebab itu tidak mungkin keterlibatan saya dan keluarga dalam pendidikan Ayunda hanya menjadi “Tukang Ojek” setiap hari, akan tetapi mesti melakukan hal-hal produktif lain untuk mendukungnya. Aktif menjalin komunikasi dengan guru melalui forum POMG dalam rangka menciptakan kondisi belajar yang kondusif di sekolah adalah salah satunya. Bila di rumah, saya dan keluarga sepakat menerapkan “pola pengasuhan positif” pada Ayunda dengan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Lingkungan Belajar Kondusif
    Menciptakan situasi lingkungan belajar di rumah yang kondusif dan menyenangkan yang akan mendorong budaya dan prestasi Ayunda
  2. Komunikasi Hangat
    Menjalin interaksi dan komunikasi yang hangat dan penuh dengan kasih sayang. Ini penting agar Ayunda tidak menjadi pribadi yang tertutup
  3. Memotivasi
    Selalu memberikan nasehat, motivasi serta menanamkan kepercayaan diri dalam segala hal dan segala kondisi
  4. Mendukung Kegiatan Ekstrakurikuler
    Mendukung dan memfasilitas kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan bakat dan minat Ayunda

Harapan – Harapan

Apa harapan saya dan keluarga ? Tentu saja keluarga mempunyai harapan untuk itu semua. Ini juga bisa dianggap sebagai target walaupun tidak bisa dihitung secara matematis. Harapan ini menjadi gambaran sejauh mana kebermanfaatan atas dukungan dan keterlibatan keluarga pada pendidikan dan sikap hidup Ayunda. Harapan-harapan ini juga menjadi parameter bagi keluarga untuk mengevaluasi kekurangan-kekurangan dalam memberikan support dan dukungan kepadanya. Apa harapan keluarga, berikut ini diantaranya,

  1. Perubahan Sikap dan Mental
    Terjadi perubahan sikap pada diri ayunda. Ayunda semakin memiliki mental yang tangguh, lebih displin dan mandiri. Ayunda juga mampu lakukan sendiri hal-hal yang bisa dilakukan seperti mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik, murojaah Al-Quran, dsb walaupun tetap dalam pengawasan keluarga
  2. Semakin Beriman & Bertaqwa
    Ayunda semakin beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu tepat waktu, dan selalu menghormati orangtua, menyayangi saudara dan teman-teman
  3. Berprestasi Secara Akademik maupun non-Akademik
    Keterlibatan keluarga mampu mendukung Ayunda meraih prestasi baik secara akademik disekolah maupun non akademik melalui kegiatan ekstrakurikuler (hobby dan minat)

 

all family

Akhir Tulisan

Sebagai akhir tulisan pendek ini, saya hanya menegaskan bahwa perubahan dunia telah meyebabkan munculnya berbagai kemungkinan yang tak tertebak. Tantangan pendidikan pun tidak lagi mudah. Rasanya tidak cukup kalau masalah pendidikan anak hanya diserakan kepada sekolah semata. Orang tua, keluargadan masyarakat harus menjalin sinergitas dalam penyelenggaraan pendidikan guna mencapai tujuan pendidikan nasional.

Cara paling sederhana, keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak bisa diawali dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sekolah seperti pertemuan orang tua murid dan guru, kelas parenting, pentas seni dan sebagainya.

Tentang pelibatan keluarga dalam pendidikan di era kekinian ini, pemerintah pun sudah mengeluarkan pijakan hukum yakni Permendikbud No. 30 Tahun 2017. Orang tua perlu membaca permendikbud ini sebagai guidance dalam mengambil peran aktif bersama sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan.

Akhirnya, terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat untuk Indonesia yang lebih baik.

#orangtuahebatorangtuaterlibat #sahabatkeluarga

EVENT

Catering Event

Paket Hampers

Paket hampers adalah paket hamparan atau parcel. Di Soul in a Box, paket Hampers ini dikemas unik yakni menggunakan besek tradisional di mana setiap hampersnya dilengkapi dengan kartu ucapan untuk penerima. Paket Hampers ini menjadi pilihan masyarakat Jakarta saat berbagi kebahagiaan dengan teman, sanak family, panti asuhan, dan lain sebagainya. Soul in a Box menyediakan 2 (dua) pilihan yakni paket hamper 3 orang atau 5 orang namun dapat disesuaikan sesuai kebutuhan dengan menu yang dikehendaki.

01
Mulai dari Rp.270,000
Paket Hampers 3 Orang

Mulai dari Rp.270,000

  • Menu Nusantara

  • Menu Minang

  • Menu Yogyakarta

  • dll

02
Mulai dari Rp.400,000
Paket Hampers 5 Orang

Mulai dari Rp.400,000

  • Menu Nusantara

  • Menu Minang

  • Menu Yogyakarta

  • dll

Paket Tumpeng Mini

Soul in a Box menyediakan paket Tumpeng (standart dan mini) untuk berbagai acara perayaan seperti ulang tahun, syukuran, dan sebagainya. Tumpeng di Soul in a Box sangat terjangkau, yakni dimulai dari harga Rp 35.000 dengan pemesanan minimal 25 pax.

01
Mulai Dari Rp. 800,000/ 20 Porsi
Paket Tumpeng

Mulai Dari Rp. 800,000/ 20 Porsi

  • Nasi Kuning

  • Oseng Tempe

  • Ayam Suwir

  • Telur Gulung

  • Bihun Goreng

  • Kering Kentang

  • Dan Lain-lain

02
Mulai Dari Rp. 35,000/pax
Paket Tumpeng Mini

Mulai Dari Rp. 35,000/pax

  • Nasi Kuning

  • Oseng Tempe

  • Ayam Suwir

  • Telur Gulung

  • Bihun Goreng

  • Kering Kentang

  • Dan Lain-lain

Paket Snack

Melengkapi kebutuhan untuk event, Soul in a Box juga menyediakan aneka ragam snack dengan berbagai cita rasa yang sesuai untuk berbagai acara dengan harga mulai dari Rp 13.000 dan dengan minimum pemesanan adalah 25 paket.

01
Mulai Dari Rp. 17,000/pax
Paket 2 Kue 1 Air Minera

Mulai Dari Rp. 17,000/pax

  • 1 Kue Regular

  • 1 Kue Premium

  • Air Mineral

02
Mulai Dari Rp. 20,000/pax
Paket 3 Kue 1 Air Mineral

Mulai Dari Rp. 20,000/pax

  • 1 Kue Regular

  • 2 Kue Premium

  • Air Mineral

03
Paket Snack 03
Paket Kue Premium

Lapis Beras, Donut Gula, Donut isi Blueberry, Donut isi Strawberry, Pie Buah, Putu Ayu, Bolu Gula Jawa, Talam Hijau, Pie Susu, Risol Sayur, Kue Sus, Bolu Kukus, Dadar Gulung, Lapis Pelangi, Kue Gemblong, Onde - Onde, Talam Ubi, Sosis Solo, Kue Lumpur, Kue Pepe, Pie Choco, Kue Cantik Manis, Kue Semar Mendem

04
Paket Snack 04
Paket Kue Reguler

Bakwan Udang, Risoles Ham, Lapis Surabaya, Marbel Cake, Keroket, Bika Potong, Roll Legit, Pisang Bolen, Kue Dadar Pandan, Talam Srikaya, Carabikang, Bolu Pisang, Risoles Udang

 

 

 

RICE BOX

Nasi Box Sehat (Green)

Paket Isoman

Paket makan yang disediakan bagi masyarakat yang sedang melakukan Isoman (Isolasi Mandiri), recovery 14 hari dan Immunity 7 hari dengan jenis menu dan cara masaknya telah disesuaikan agar daya tahan tubuh meningkat. Paket ini sangat diminati selama pandemi karena dilengkapi pula dengan berbagai multivitamin, susu, madu dan snack sehat.

01
Mulai Dari Rp. 30,000/pax
Paket Isoman

Mulai Dari Rp. 30,000/pax

  • Karbo

  • Protein

  • Sayur

  • Buah

02
Mulai Dari Rp. 90,000/pax
Paket Recovery

Mulai Dari Rp. 90,000/pax

  • Karbo

  • Protein

  • Sayur

  • Vit B, C, E

  • Zinc

  • Buah

  • Madu

  • Snack Sehat

03
Mulai Dari Rp. 70,000/pax
Paket Immunity

Mulai Dari Rp. 70,000/pax

  • Karbo

  • Protein

  • Sayur

  • Buah

  • Susu

  • Becom-Zet

  • Madu

  • Snack Sehat

Paket Diet (Simply Fit)

Paket menu yang dirancang khusus untuk menurunkan berat badan 4-6 kg selama 14 hari (Program Simplyfit). Dalam paket diet ini, Soul in a Box juga menyediakan paket diet 7 hari serta paket diet makan siang dan makan malam. Paket ini gratis biaya pengiriman untuk wilayah Jakarta.

01
Mulai dari Rp.1,330,000 / 14 Hari
Paket Diet 14 Hari

Mulai dari Rp.1,330,000 / 14 Hari

  • Karbo

  • Protein

  • Sayur

  • Buah

02
Mulai dari Rp.665,000 / 7 Hari
Paket Diet 7 Hari

Mulai dari Rp.665,000 / 7 Hari

  • Karbo

  • Protein

  • Sayur

  • Buah

RICE BOX

Nasi Kotak

Paket Personal

Paket nasi box yang berisi berbagai jenis karbo, protein yang bervariasi yang dikombinasikan dengan sayuran segar untuk memastikan tersedianya asupan gizi bagi tubuh. Paket ini menjadi favorite karena selain lezat juga tidak ada minimum order dan juga ada subsidi ongkir untuk ke beberapa wilayah di Jakarta.

Paket Lauk

Paket Lauk

Mulai dari Rp.40,000/pax

Lauk utama, Lauk Pendamping, Sayur, Sambal

01
Paket Regular

Paket Regular

Mulai dari Rp.40,000/pax

Nasi / Aneka Karbo, Lauk Utama, Lauk Pendamping, Sayur, Buah/Dessert, Sambal

02

Paket Corporate

Paket nasi box untuk makan siang atau kegiatan kantor dengan berbagai macam variasi menu yang bisa disesuaikan dengan selera dan budget. Paket corporate ini juga menyediakan paket vegetarian bagi mempunyai kebiasaan tidak mengonsumsi daging.

Personal Regular

Personal Regular

Mulai dari Rp.30,000/pax

Nasi Putih, Lauk Utama, Lauk Pendamping, Sayur, Kerupuk, Buah/Dessert

*Jumlah minimal order 30 pax

01
Paket Premium

Paket Premium

Mulai dari Rp.40,000/pax

Nasi Putih, Lauk Utama, Lauk Pendamping 1, Lauk Pendamping 2, Sayur, Kerupuk, Buah/Dessert

*Jumlah minimal order 20 pax

02
Paket Deluxe

Paket Deluxe

Mulai dari Rp.45,000/pax

Nasi/Aneka Karbo, Lauk Utama 1, Lauk Utama 2, Lauk Pendamping, Sayur, Kerupuk, Buah/Dessert, Air Mineral

*Jumlah minimal order 10 pax

03

Cara Menggunakan Traveloka PayLater Virtual Number

DI Situs Belanja

Pilih "Kartu Kredit" di metode pembayaran

Aktifkan Virtual Number

Ingat, tiap aktivasi hanya valid untuk 1 pembelian.

Masukkan OTP

Kalau tidak menerima OTP, kita bisa meminta lagi.

Copy-paste detailnya

Salin nomor Kartu, CVV, dan tanggal kedaluwarsanya.

Transaksi selesai!

Kita bisa mengubahnya jadi cicilan jika perlu.

peta-lokasi-sky-house-bsd

Dokumentasi Proyek Kewirausahaan

Hasil PKL Kewirausahaan SMKN 6 Ygk
Dokumentasi Usha 04
Dokumentasi Usaha 03
Dokumentasi Usaha 01
Dokumentasi Usaha 02