Resep Terfavorit YUMMY APP Kini Ada di Kedai Nok EVi.

Tentang makanan adalah tentang rasa dan selera. Pelanggan bisa saja bosan kalau dihadapkan pada menu yang sama setiap hari. Ketika persaingan semakin berdarah-darah, ini akan berdampak pada kelangsungan usaha. Untuk itulah saya selalu mencari inspirasi resep-resep baru untuk kedai saya terutama dari Yummy App. Apa resep terfavorit Yummy App di kedai saya bulan ini? 

Membuka usaha kedai makan itu mengasikan. Saya memilih usaha ini karena meyakini kalau usaha yang berhubungan dengan “kampung tengah” ini akan dicari orang sampai kapan pun. Ya, itu karena orang butuh makan. 

Walaupun mengasikkan, perubahan situasi dan kondisi yang cepat menuntut saya melakukan berbagai upaya agar tetap bertahan. Bagaimana tidak, walaupun di kampung sekalipun, kedai makan saya pun tak lantas luput dari persaingan yang semakin berdarah-darah. Dari awalnya hanya dua kini sudah ada delapan usaha serupa. 

Dari sisi pembeli memang dimanjakan karena memiliki banyak pilihan. Namun, dari sisi pemilik usaha jelas tak memungkinkan mendapatkan keuntungan maksimal.

Lebih-lebih dengan teknologi, orang-orang pun kian terbiasa memesan makanan menggunakan aplikasi layanan pesan antar. Itu artinya jarak tidak lagi menjadi persoalan untuk urusan makan. Warga bisa saja memesan makanan di rumah makan yang berada di tengah kota ketimbang yang dekat dengan rumahnya.

Untuk tetap servive, bagi kedai makan bermodal kecil seperti punya saya, mau tak mau memang dituntut kreatif. Apalagi usaha ini menjadi “gantungan hidup” keluarga. 

Nah, selain tempat yang nyaman, pelayanan dan promosi, variasi menu masakan serta harga menjadi faktor yang sangat menentukan kelangsungan hidup usaha.

lombok

Dari GoFood, Website Hingga Menu Baru

Persaingan itu mendorong saya terus berupaya mempertahankan loyalitas pelanggan lama namun di sisi lain juga berupaya mendapatkan pelanggan baru dengan berbagai strategi. 

Mendaftarkan kedai makan ke aplikasi layanan pesan antar, GoFood, adalah salah satunya.

Walalupun belum optimal, setidaknya aplikasi ini turut memberi kontribusi penjualan secara online, terutama pelanggan dari luar lingkungan tempat tinggal saya.

Selain itu saya juga membuat website khusus untuk kedai dengan alamat domain kedainokevi.online. Website ini saya pergunakan membidik pelanggan-pelanggan dari instansi.

Untuk itu saya memang menyediakan berbagai menu. seperti lele atau ayam penyet bumbu kambing dan penyet kemangi, nasi lengko (kas Pantura), soto Tegal, dan lain sebagainya.

Namun tentang makanan adalah tentang rasa dan selera. Pelanggan bisa saja bosan kalau dihadapkan pada menu yang sama setiap hari. 

Mau tak mau, setiap bulan saya mereview menu-menu kedai. Tujuannya untuk mengetahui manakah yang perlu dipromosikan atau bahkan di-take down dan diganti dengan menu baru agar pelanggan tidak jemu dengan menu yang itu-itu saja. Itulah kenapa saya selalu mencari inspirasi dan menu-menu baru yang bisa saya aplikasikan di kedai.

Nah, untuk mendapatkan inspirasi menu, tentu saja saya membutuhkan referensi dari berbagai sumber. Sebenarnya memang enggak sulit. Dalam dunia yang serba online seperti saat ini, internet menyediakan segala.

Namun menu adalah jantungnya bisnis kuliner jadi saya benar-benar selektif. Tidak semua sumber saya pakai. Saya hanya memilih referensi menu-menu masakan dari sumber yang benar-benar kredibel dan terpercaya untuk dicoba.

Banyak sekali sebenarnya. Namun, dari sekian banyaknya sumber referensi yang ada, ada satu yang selalu saya pakai untuk mendapatkan inspirasi dan referensi, yakni Yummy App.

Yummy App, Aplikasi Memasak Pegangan Para UKM Kuliner

Yups, Yummy App adalah aplikasi resep masakan terlengkap, termudah, terbaik, dan terpercaya yang saya ketahui sampai saat ini.

Bagi saya, Yummy App ini seperti “buku ajaib”, pegangan pada wirausaha, UKM kuliner dan siapapun yang berkecimpung dalam dunia kuliner, termasuk saya.

Saya sendiri menggunakan Yummy Apps sebagai referensi sejak tahun 2019 ketika masih membuka usaha kuliner di Yogyakarta. Dan itu terus berlanjut hingga saat ini ketika sudah pindah ke Brebes, kota kelahiran saya, dengan usaha yang sama.

Saya sebut terlengkap karena aplikasi memasak di bawah ordinasi IDN Media ini memliki database ratusan resep masakan, makanan minuman, kue dan berbagai cemilan yang merupakan ide kreativitas dari dari chef Yummy maupun dari komunitas. Resep-resep yang disajikan pun berkualitas dan telah melalui proses kurasi terlebih dahulu.

Dari dulu sampai sekarang, persepsi saya juga tidak berubah kalau Yummy App juga menjadi salah satu aplikasi memasak yang mempunyai berbagai fitur yang memudahkan penggunanya. Setidaknya bila saya compare dengan beberapa aplikasi serupa yang pernah saya pergunakan sebelumnya. Di mana letak kemudahannya?

hand-drawn-arrow_15
hand-drawn-arrow_15
hand-drawn-arrow_15

Navigasi Pencarian Resep Mudah

Saya merasa sangat leluasa menemukan inspirasi resep yang saya butuhkan Dalam hal ini Yummy App menyediakan 4 (empat) fitur pencarian yang cepat, mudah dan efisien. Pencarian bisa difilter berdasarkan ketersediaan bahan di rumah, harga, waktu pembuatan dan porsi.

Interaktif

Aplikasi memasak terbaik di Indonesia ini juga interaktif karena memiliki fitur kolom komentar. Jelas, fitur ini berguna bagi pengguna bila ingin bertanya atau minta penjelasan kalau ada bagian-bagian yang kurang dipahami. Selain interaktif, pengguna juga memungkinkan untuk memberi rating pada menu masakan sebagai tanda suka atau tidak.

Mudah Cara Memasaknya

Nah, ini menarik menurut saya karena resep-resep yang ada di Yummy ini dilengkapi dengan detail informasi resep dan ilustrasi gambar panduan cara memasaknya (5-10 langkah). Sebagian besar juga dilengkapi video. Tentu saja ini memudahkan saya dan pengguna lainnya serta meminimalisir kesalahan dan kegagalan saat mempraktekkannya.

Lihat Lebih

FITUR FILTER PENCARIAN

Fitur Memasak (Berdasarkan ketersediaan bahan)

Ini fitur keren. Fitur ini membantu saya mencari resep masakan berdasarkan bahan makanan yang ada di rumah (di kulkas).

Fitur memang bukan untuk kedai makan saya, tetapi sering saya pergunakan bila kedai makan libur. Terutama setiap hari senin karena kakak saya mesti ikutan nganter suaminya cuci darah karena kedua ginjalnya sudah enggak berfungsi.

Di sinilah fitur ini berkerja memberi referensi resep menu masakan apa yang harus dimasak untuk keluarga dengan bahan-bahan yang ada.

fitur-memasak
fitur-berdasar-posri

Fitur Filter Resep Berdasarkan Harga

Nah, fitur ini bermanfaat menemukan berbagai resep yang difilter berdasarkan budget yang tersedia atau ketersediaan uang yang dimiliki.

Dalam banyak kesempatan, fitur ini mengguidence saya membelanjakan sisa modal harian untuk membuat menu masakan tambahan.

Dengan uang segitu saya bisa menghasilkan profit setidaknya 50%-60%nya dari modal kalau lagi ramai. Tapi kalau enggak habis, ya dimakan sendiri untuk keluarga. Begitu yang biasa saya lakukan.

Fitur Filter Resep Berdasarkan Jumlah Porsi

Ini fitur keren. Fitur ini membantu saya mencari resep masakan berdasarkan bahan makanan yang ada di rumah (di kulkas).

Fitur memang bukan untuk kedai makan saya, tetapi sering saya pergunakan bila kedai makan libur. Terutama setiap hari senin karena kakak saya mesti ikutan nganter suaminya cuci darah karena kedua ginjalnya sudah enggak berfungsi.

Di sinilah fitur ini berkerja memberi referensi resep menu masakan apa yang harus dimasak untuk keluarga dengan bahan-bahan yang ada.

fitur-berdasar-posri
fitur-berdasar-posri

Fitur Filter Resep Berdasarkan Waktu Pembuatan

Bagi yang punya kuliner, waktu (durasi) memasak sangat diperhitungan karena meyangkut banyak. Lebih-lebih bila kedai makan mempunyai banyak menu seperti kedai saya.

Nah, selain saya mencari inspirasi resep makanan berdasarkan budget, adakalanya saya menggunakan fitur ini untuk mencari resep berdasarkan durasi (waktu) memaksanya, 30 menit, 60 meniti atau di atas satu jam.

Bagi keluarga, fitur ini sangat membantu kalau kebetulan ada tamu di rumah sedangkan waktu sangat terbatas. Keren, bukan?

Lihat Lebih

HOW TO

COOK!

Jadi, Apa Menu Paling Favorit Dari Yummy App Yang Ada Di Kedai Nok Evi?

Nah, setelah bulan lalu saya mengambil resep iga bakar, resep terfavorit dari Yummy app yang saya jadikan sebagai salah satu menu tambahan di kedai saya bulan ini adalah Garang Asem (ayam). Kenapa memilih Garang Asem?

Yups, masakan tradisional khas Jawa Tengah (Kudus) ini saya pilih karena beberapa alasan. Menu ini diusulkan oleh banyak pelanggan. Selain itu di Brebes juga jarang tersedia di rumah-rumah makan di Brebes. Pembuatanya juga relatif mudah serta bahan-bahannya mudah saya temukan di pasar tradisional yang jauh dari tempat tinggal saya.

Dulu ketika di Yogya, Garang Asem ini enjadi salah satu menu utama, menemani Soto Kudus dan Nasi Pindang Daging. Menu ini selalu dicari pelanggan yang kebayakan dari instansi-instansi yang menginginkan masakan berkuah santan yang segar dan memberi sensasi asam di mulut yang berasal dari blimbing wuluh dan tomat hijau.

Di daerah Pantura Garang Asem ini populer walaupun tidak semua rumah makan ada. Namun, di setiap wilayah mempunyai ciri khas masing-masing. Garang Asem pekalongan misalnya, sedikit berbeda dengan di Kudus. Kalau di Pekalongan biasanya tidak dibungkus daun pisang, tetapi disajikan langsung di atas piring atau mangkuk beserta dengan kuahnya. Perbedaan lainnya, juga bisa dilihat dari proses pembuatan bumbunya. Bumbu dan rempah Garang Asem Kudus biasanya diiris-iris tipis, tidak dihaluskan. Ini berbeda dengan daerah lain seperti Pekalongan atau Grobogan yang dihaluskan.

Ada banyak sekali resep Garang Asem ini di Yummy App. Ada yang ala Kudus, Pekalongan, Grobogan dan ada pula hasil modifikasi dan kreativitas komunitas. Walaupun demikian menu Garang Asem di Yummy App menggunakan bumbu dasar yang sama. 

Untuk sementara menu Garang Asem ini masih menjadi menu sekunder (tambahan) di kedai saya. Walaupun respon pelanggan cukup bagus, namun masih belum stabil dan masih butuh promosi.

Oleh sebab itu per harinya saya hanya menyediakan 15-20 porsi dengan dua pilihan yakni paket hemat dengan harga Rp 15.000 dan paket standar Rp 22.000. Perbedaan dari keduanya hanya pada jumlah daging ayam di dalamnya.

Walaupun masih sebagai menu tambahan, namun Garang Asem ini saya masukkan ke dalam list menu kedai yang ada di GoFood dan website Kedai Nok Evi.

Tempo hari menu yang saya ambil dari Yummi Apps dengan beberapa penyesuaian ini dipesan sebanyak 72 porsi menggunakan cup untuk makan siang karyawan Bank Jateng Cabang Brebes.

BPD
menu garang asem web
  •  Slide Item 1
  •  Slide Item 2
Device Slider

Yuk, Download dan Dapatkan Inspirasi Resep Bagi Usaha dan Keluarga

Apikasi resep masakan ini memang keren. Dijamin nggak bakal nyesel punya aplikasi ini karena selain bisa mendapat inspirasi berbagai resep masakan, pengguna juga akan mendapat berbagai manfaat lain. Ya, Yummy App ini juga punya fitur komunitas yang memungkinkan penggunanya mendapat uang tambahan hanya dengan mengupload resep masakan. Selain itu juga ada banyak event-event menarik yang bisa diikuti.

Namun, untuk mendapatkan berbagai manfaat tersebut, pengguna memang kudu mendownload aplikasi yummy Apps dan melakukan registrasi. Ini karena Yummy Apps ini adalah aplikasi mobile bukan underweb. Fitur-fitur menariknya hanya akan running kalau pengguna mendownload aplikasinya. Namun tenang saja, selain gratis juga mudah yakni hanya melalui beberapa tahap saja.

Download Aplikasi

Download Yummy App di Google play store atau App store

Lakukan Registrasi

Pilih metode registrasi dengan memilih akun yang akan digunakan

Lengkapi Data Diri

Lengkapi data diri dan lakukan vefikasi nomor hangphone

Mulai cari atau upload resep atau

Mulai mencari atau mengupload resep 

Bagaimana mudah, bukan? Maka, yuk download dan install segera aplikasi resep masakan terbaik di Indonesia ini dan cari serta upload resep masakan sepuas hati untuk keluarga dan usaha kuliner kita. 

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

dokumentasi-warung2

Personal website seorang blogger dari kota Bombay van Java (Brebes)